Monday, January 8, 2018

Sejarah Piala Dunia dari tahun ke tahun Part 1

Setiap Piala Dunia tentunya memiliki sejarahnya sendiri. Baik dari perubahan format Piala Dunia, peserta, tuan rumah, pemenang, dan lainnya.

Sejarah Piala Dunia dari tahun ke tahun Part 1

Buat para pecinta sepakbola tentunya ingin tau kan sejarah Piala Dunia dari tahun ke tahun. Penasaran?

langsung saja disimak sejarah pesta akbar sepakbola terbesar ini dari awal mula diadakan yang sudah dirangkum oleh bandar resmi Piala Dunia 2018 Lucky9casino.

Tahun 1930

Piala Dunia pertama kali ini diadakan FIFA melalui kongres FIFA di Amsterdam pada 28 May 1928. Ketika itu ditunjuklah Uruguay menjadi tuan rumah yang sekaligus untuk merayakan seabad kemerdekaannya. Seluruh pertandingan saat itu digelar di ibu kota negara, Montevideo.

Peserta juga tidak melalui proses kualifikasi, tetapi dari undangan FIFA. Setiap negara yang diundang diberi tenggat waktu untuk menerima atau tidak sampai tanggal 28 Februari 1930. Dari undangan tersebut dihasilkan 13 tim, dibagi menjadi 4 grup, dengan grup 1 berisi 4 tim dan sisanya 3 tim. Seluruh pertandingan diadakan pada 13 sampai 30 Juli 1930.

Untuk setiap kemenangan dihitung 2 poin, hasil imbang 1 poin, dan kekalahan tidak mendapat poin. Jika ada tim dengan poin sama di satu grup, pemenang ditentukan melalui pertandingan play-off. Setiap pemenang grup berhak melaju ke babak knock-out, karena hanya 4 grup, itu berarti langsung menuju ke semi-final.

4 Negara yang melaju ke semi-final saat itu adalah tuan rumah Uruguay, Argentina, Amerika Serikat, dan Yugoslavia (Kroasia, Serbia, Slovenia, Makedonia, Montenegro, Bosnia, Kosovo sebelum berpecah). Uruguay mengalahkan Yugoslavia dan Argentina mengalahkan Amerika Serikat dengan skor sama-sama 6-1.

Pada pertandingan final, tuan rumah mendapatkan kado manis pada perayaan 100 tahun kemerdekaannya dengan memenangkan Gelaran Piala Dunia Pertama kalinya setelah menundukan Argentina 4-2. Tidak ada perebutan juara ketiga saat itu.


Tahun 1934

Pada gelaran Piala Dunia tahun ini, FIFA memilih Italia sebagai tuan rumah dari 27 May sampai 10 Juni 1934. Pemilihan didasarkan oleh pertemuan di Stockholm pada 9 Oktober 1932. Di gelaran ini, FIFA sudah menggunakan tahap kualifikasi.

36 Negara dimasukan dalam tahap kualifikasi, namun pada prosesnya juara bertahan Uruguay menolak hadir sebagai protes atas Italia yang tidak mengikuti gelaran sebelumnya dinegaranya. Kemudian negara asosiasi kerajaan Inggris juga tidak hadir karena mengadakan turnamen mereka sendiri. Pada akhirnya hanya ada 32 Negara yang mengikuti tahap kualifikasi, termasuk tuan rumah Italia.

Italia menjadi tuan rumah satu-satunya di Piala Dunia yang harus mengikuti tahap kualifikasi. Hanya 16 tim dipastikan untuk mengikuti putaran final.

Tidak seperti gelaran sebelumnya, kali ini Piala Dunia tidak menggunakan tahap grup. Dengan demikian 16 tim yang lolos langsung melakukan pertandingan tahap knock-out 16 besar. Jika dipertandingan terdapat hasil imbang selama 90 menit, extra time 30 menit akan diberikan. Tapi jika masih belum menghasilkan pemenang, pertandingan akan diulang dihari berikutnya.

Tuan rumah Italia dipastikan menjadi pemenang, setelah di final mengalahkan Cekoslovakia 2-1. Juara ketiga diisi Jerman setelah menundukan Austria 3-2 dipartai perebutan tempat ketiga.


Tahun 1938

Prancis berkesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun ini, dimana pertandingan diadakan dari 4 sampai 19 Juni 1938. Prancis terpilih setelah mengalahkan kandidat lainnya, yaitu Argentina dan Jerman. Keputusan ini membuat kemarahan beberapa negara Amerika Selatan yang mempertanyakan mengapa Piala Dunia kembali digelar di Eropa.

Atas kejadian tersebut, Argentina dan Uruguay menolak untuk berpartisipasi, kemudia Spanyol juga dilarang mengikuti turnamen karena mengikuti perang. Dan untuk pertama kalinya Prancis yang menjadi tuan rumah dan juara bertahan Italia masuk putaran final tanpa kualifikasi.

Sama seperti gelaran sebelumnya tahun 1934, format knockout dipertahankan tanpa adanya penyisihan grup. Kemudian masih diberikan perpanjangan waktu dan pertandingan ulang jika terdapat hasil imbang.

Juara bertahan Italia kembali berjaya dengan menaklukan Hungaria di final 4-2. Ketika itu, Italia menjadi satu-satunya negara yang mampu merebut gelar di dua Piala Dunia secara berturut-turut. Sedangkan tempat ketiga diraih Brasil setelah mengalahkan Swedia dengan skor 4-2 juga.

Piala Dunia tahun 1938 Menjadi yang terakhir sebelum terjadi perang dunia kedua. Gelaran ini dilanjutkan pada tahun 1950. Itu berarti terlewat dua kali.


1950

Setelah perang dunia usai, Piala Dunia kembali dilanjutkan dengan memilih Brasil sebagai tuan rumah. Pertandingan saat itu digelar dari 24 Juni sampai 12 Juli. Brasil terpilih karena merupakan negara diluar Eropa, pesaingnya adalah Jerman yang merupakan negara Eropa.

Format tahun ini menggunakan penyisihan grup dan tidak ada fase knockout. 16 tim dipisah kedalam 4 grup, kemudian masing-masing juara grup dari setiap tim akan kembali digabung dalam satu grup. Pemenang ditentukan berdasarkan peringkat pada grup tersebut.

Uruguay secara mengejutkan tampil sebagai juara setelah di laga akhirnya berhasil mengalahkan tuan rumah Brasil 2-1. Ini merupakan tamparan keras publik Brasil mengingat Tim Samba sudah mengoleksi dua kemenangan (4 poin), sedangkan Uruguay hanya satu kali menang dan satu kali imbang (3poin).

Perhitungan poin masih mengikuti cara lama, yaitu setiap kemenangan dihitung 2 poin, hasil imbang 1 poin, dan kalah 0.



Tunggu kelanjutan sejarah Piala Dunia dari tahun ke tahun ya...


0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.