Friday, December 29, 2017

Perubahan Format Piala Dunia dari tahun ke tahun

Piala Dunia selalu menjadi gelaran yang paling ditunggu-tunggu pecinta sepakbola. Selain merupakan pertandingan besar internasional, pesta empat tahunan juga menjadi ajang bertarungnya para bintang.

Perubahan Format Piala Dunia dari tahun ke tahun
Trofi Piala Dunia yang selalu menjadi perebutan

Namun, tahukah anda sebagai pecinta sepakbola bahwa format Piala Dunia selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun acara ini diselenggarakan. Inilah beberapa perubahan format Piala Dunia dari setiap pergelarannya dari bandar bola resmi Lucky9casino.

Tahun 1930


  • Peserta tidak melalui proses kualifikasi, tetapi dari undangan FIFA.
  • Dari undangan tersebut dihasilkan 13 tim, dibagi menjadi 4 grup, dengan grup 1 berisi 4 tim dan sisanya 3 tim.
  • Setiap kemenangan dihitung 2 poin, hasil imbang 1 poin, dan kekalahan tidak mendapat poin.
  • Jika ada tim dengan poin sama di satu grup, pemenang ditentukan melalui pertandingan play-off.
  • Setiap pemenang grup berhak melaju ke babak semi-final.
  • Jika pertandingan berkesudahan dengan hasil imbang selama 90 menit, extra time akan diberikan
  • Tidak ada perebutan juara ketiga saat itu.

Tahun 1934 - 1938


  • Peserta melalui tahap kualifikasi
  • 16 negara melaju ke putaran final
  • Tidak menggunakan tahap grup, tetapi langsung ke pertandingan knockout.
  • Jika dipertandingan terdapat hasil imbang selama 90 menit, extra time 30 menit akan diberikan. Tapi jika masih belum menghasilkan pemenang, pertandingan akan diulang dihari berikutnya.
  • Sudah ada perebutan juara ketiga

"2 kali Piala Dunia tidak diadakan karena perang dunia kedua, kemudian dilanjutkan di tahun 1950"

1950


  • 16 Negara yang lolos putaran final dibagi menjadi 4 grup.
  • Tidak ada fase knock-out, setiap pemenang grup berhak masuk ke grup final.
  • Pemenang ditentukan berdasarkan grup final.
  • Jika terdapat negara dengan poin sama, maka pertandingan play-off akan diadakan sampai menemukan pemenang.

1954


  • 16 Negara dibagi menjadi 4 grup dan dikelompokan menjadi 2 tim unggulan dan tidak diunggulkan disetiap grup.
  • Waktu tambahan 30 menit digunakan sejak penyisihan grup. Jika selama 120 menit hasilnya masih imbang, maka akan dilakukan pengundian untuk menentukan pemenang.
  • Pemenang dan runner-up grup berhak lolos ke fase knock-out
  • Jika posisi 1 dan 2 mempunyai poin yang sama, maka akan dilakukan pengundian untuk menentukan juara grup.
  • Jika posisi 2 dan 3 poinnya sama, diadakan babak play-off
  • 4 tim pemenang grup saling berhadapan dan 4 tim runner-up juga saling bertarung di fase knockout. Jadi final dipastikan diisi 1 pemenang grup dan 1 runner-up grup.
  • Selain pertandingan final, jika di fase knock-out terdapat pertandingan dengan hasil imbang sampai 120 menit, maka pemenang ditentukan melalui undian.
  • Jika di final terdapat hasil imbang selama 120 menit, pertandingan ulang akan diselenggarakan.

1958


  • 16 Tim dibagi menjadi 4 grup dengan setiap tim melawan tim lain digrup yang sama tanpa adanya extra time
  • Dua tim teratas setiap grup jika memiliki poin sama, rata-rata gol akan menjadi penentu pemenang.
  • Jika peringkat kedua dan ketiga digrup memiliki nilai sama, play-off akan diselenggarakan. Namun jika hasilnya masih sama, rata-rata gol di pertandingan grup akan menjadi penentu. Jika gol masih sama juga, pemenang ditentukan melalui undian.
  • Setiap pertandingan di fase knockout, terdiri dari pemenang grup melawan runner-up

1962 - 1966

Hampir sama dengan format ditahun 1958, tetapi rata-rata gol digunakan untuk menentukan setiap tim dengan poin sama, tanpa melihat peringkat grup.

1970

Pertama kalinya Kartu Kuning dan Merah diberlakukan di Piala Dunia

1974


  • 16 Negara dibagi menjadi 4 grup. Jika terdapat poin sama, selisih gol akan menentukan.
  • Pemenang dan runner-up disetiap grup dibagi lagi menjadi dua grup. Setiap pemenang di grup tersebut akan berhadapan di final. Dan setiap runner-up akan bertanding diperebutan posisi ketiga.
  • Tidak ada fase knockout

1978

Hampir sama ditahun sebelumnya, hanya FIFA mengenalkan "Penalti" jika dibabak final atau perebutan posisi ketiga ditemukan hasil imbang selama 120 menit.

1982


  • Pada Piala Dunia tahun ini, peserta ditambah menjadi 24 Negara
  • Memiliki 3 tahapan, yaitu 2 kali penyisihan grup dan sesudahnya fase knockout
  • Di penyisihan grup pertama terdapat 6 grup yang terdiri atas 4 Negara dimasing-masing grup
  • 2 peringkat teratas disetiap grup akan menuju penyisihan grup kedua.
  • Penyisihan grup kedua terdapat 4 grup yang terdiri dari 3 tim disetiap grup.
  • Lalu setiap juara grup melaju ke semi-final

1986


  • Format ditahun ini mengalami perubahan. Meski perserta masih 24 negara, babak kedua penyisihan grup ditiadakan.
  • Gantinya, juara grup dan runner up yang berjumlah 12 Negara ditambah 4 Negara dengan poin dan selisih poin terbaik dari seluruh grup masuk ke fase knockout.
  • 16 Negara kemudian merebutkan gelar Piala Dunia di fase knockout

1994

Setiap kemenangan di penyisihan grup dihitung 3 poin, sebelumnya 2 poin.

1998


  • Peserta putaran final ditambah menjadi 32 Negara yang dibagi menjadi 8 grup, setiap grup terdiri dari 4 tim.
  • Setiap juara dan runner-up grup berhak melaju ke fase knockout yang terdiri dari 16 tim.
  • Tidak ada peringkat ketiga grup yang akan melaju ke fase knockout.
  • Menjadi Piala Dunia pertama yang memberikan penghargaan Golden Goals
  • Hanya memperbolehkan 3 kali pergantian pemain dalam satu laga

Dari tahun 1998 sampai saat ini format Piala Dunia tidak mengalami banyak perubahan. Hanya pada penentuan jika ada negara dengan poin sama, jumlah pemain yang bisa dibawa, dan lainnya.

Penyisihan grup masih mengikuti format sama, yaitu 4 tim setiap grup dan menggunakan sistem round-robin, dimana setiap tim akan menghadapi semua tim dalam grup.

Itulah format Piala Dunia dari tahun ke tahun. Terus baca berita terupdate Piala Dunia 2018 dari bandarpialadunia.biz yang disponsori oleh bandar bola resmi terpercaya Lucky9casino.


0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.